Abstract :
Pola asuh adalah cara yang digunakan dalam usaha membantu anauntuk tumbuh kembang menjaga, mengarahkan, mendampingi dan mendidisupaya anak bisa mencapai kemandiriannya dengan baik. Panti Asuhan LKSAMuhammadiyah Bentang Hati Putra memiliki 9 orang anak (4) anak asuh yanberasal dari keluarga broken home dan (5) diantaranya berasal dari keluargdhuafa yang masuk ke Panti Asuhan adalah anak yang kurang mampu dari segekonomi, pendapatan orang tua, kurangnya pendidikan orang tua, jumlah saudaryang harus ditanggung orang tua dan anak yang dengan orang tua broken homDiana Baumrind adalah seorang psikolog perkembangan, yang memilikpandangan tentang pola asuh. Baumrind membagi tipe atau gaya pola asuh itmenjadi tiga jenis yaitu pengasuhan otoritarian (authoritarian parentingpengasuhan otoritatif (authoritative parenting), pengasuhan yang lala(uninvolved parenting). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimanpola asuh anak yang diterapkan panti asuhan (LKSA) Muhammadiyah BentanHati Putra dalam perspektif Diana Baumrind. 2) Apa Faktor Pendukung daFaktor penghambat panti asuhan dalam menerapkan pola asuh Perspektif DianBaumrind.