Abstract :
ABSTRAK
Tujuan dari pengembangan media pembelajaran komik interaktif yaitu
sebagai media pembelajaran agar peserta didik dapat lebih mudah dalam
memahami materi yang menyenangkan, lebih melatih fokus karena komik
interaktif akan memiliki interaksi antara peserta didik dan tidak jenuh karena
komik memuat banyak aktifitas yang dapat mendukung pembelajaran supaya
lebih menyenangkan dan melatih fokus peserta didik serta dapat membantu
menstimulasi karakter profil pelajar Pancasila kepada peserta didik. Model
pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE.
Peneliti menggunakan model pengembangan ADDIE dikarenakan lebih tersusun
dan sederhana serta dalam Langkah-langkah atau proses pengerjaannya
merujuk pada tahapan R&D. ADDIE adalah singkatan dari analyze (analisis),
design (desain), develop (pengembangan), implementation (implementasi), dan
evaluation (evaluasi). Model pengembangan ADDIE terdiri dari lima tahap utama.
Pada data hasil penilaian validasi ahli media 1 orang, validasi materi 1 orang,
dan respon peserta didik terhadap media pembelajaran komik interaktif berbasis
karakter profil pelajar Pancasila menunjukkan bahwa pada validasi ahli media
tahap awal memperoleh persentase sebesar 64,70% dengan kriteria ?baik?, dan
pada tahap akhir memperoleh persentase sebesar 85,9% dengan kriteria ?sangat
baik?. Pada tahap validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 91,7%
dengan kriteria ?sangat baik?. Kemudian pada tahap respon peserta didik
memperoleh persentase sebesar 92,8% dengan kriteria ?sangat kuat?.
Berdasarkan analisis yang telah dipaparkan sehingga dapat disimpulkan bahwa
media pembelajaran komik interaktif berbasis karakter profil pelajar Pancasila
dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan.
Kata kunci: Media Pembelajaran; komik Interaktif; Profil Pelajar Pancasila