Abstract :
Guru Akidah Akhlak memiliki posisi sentral dalam membentuk perilakusiswa di sekolah, jika guru mampu mengarahkan siswa untuk berperilaku islami,bukan tidak mungkin di sekolah tersebut tercipta budaya akhlakul karimah. Untukmencapai pembentukan perilaku yang Islami, kiranya sangat dibutuhkan
konsentrasi belajar siswa, yakni konsentrasi siswa yang hanya terpusat padaproses belajar mengajar, namun yang menjadi permasalahan bagaimana halnyasiswa yang kurang aktif dalam proses pembelajaran. MTs. MuhammadiyahTanjung Qencono memiliki budaya perilaku Islami yaitu 5S ?salam, senyum,sapa, sopan dan santun?, selain itu kegiatan-kegiatan keagamaan seperti sholatdhuha dan sholat dzuhur berjamaah pun rutin dilakukan. Guru akidah akhlak
merupakan tenaga pendidik yang mengajar dalam bidang akidah yang khusus
mendidik serta mengajar dalam bidang akidah akhlak. Maka dari itu Upaya Guru
akidah akhlak dalam membimbing akhlak siswa sangat berperan dan dibutuhkan.
Perilaku islami adalah segala tindakan perbuatan atau ucapan yang dilakukan
seseorang sedangkan perbuatan satu tindakan serta uacapan tadi aka nadakaitannya dengan agama Islam, semuanya dilakukan karena adanya kepercayaankepada Tuhan dengan ajaran, kebaktian dan kewajiban-kewajiban yang bertalian
dengan kepercayaan