Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Indeks Tunggal dalam
pembentukan portofolio optimal saham-saham yang kontinu masuk kategori
Indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia periode Februari 2019 ? Juli 2021.
Pemilihan sampel data dilakukan secara purposive sampling. Teknik analisis
yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan perhitungan
dari 20 sampel saham yang diteliti tersebut diseleksi menggunakan metode
Indeks Tunggal sehingga diperoleh 10 saham saham yang dapat membentuk
portofolio optimal dengan proporsi masing-masing, yaitu : Unilever Indonesia Tbk
(UNVR) sebesar 41.62%, H.M Sampoerna Tbk (HMSP) sebesar 14.80%, XL
Axiata Tbk (EXCL) sebesar 9,41%, Astra International Tbk (ASII) sebesar 9,47%,
AKR Corporindo Tbk (AKRA) sebesar 7,81%, Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
sebesar 6,30%, Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) sebesar 3,48%, Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar 4,49%, Bank Tabungan
Indonesia (Persero) Tbk (BBTN) sebesar 1,65% , dan PP (Persero) Tbk (PPTP)
sebesar 0,98%. Berdasarkan portofolio optimal yang terbentuk maka return
ekspektasinya adalah sebesar -1.83% . Dan risiko yang harus dihadapi dari hasil
investasi pada portofolio tersebut adalah sebesar 1.57%.