Abstract :
Investor yang berinvestasi dipasar modal akan mendapati dua masalah yaitu
tingkat pengembalian dan tingkat risiko. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui tingkat kelayakan saham dan tingkat pengembalian saham serta
risiko dengan menggunakan metode CAPM dalam menentukan keputusan
investasi pada saham-saham perusahaan manufaktur sub sektor Food and
Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)Pada tahun 2019-2022.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk
mengidentifikasi kelayakan saham berdasarkan tingkat dan pengembalian
investasi. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur makanan
dan minuman yang terdaftar di BEI tahun 2019-2022. Teknik pengumpulan data
menggunakan metode dokumentasi dan analisis data menggunakan metode
CAPM. Berdasarkan hasil penelitian kelayakan investasi saham yang telah
dilakukan maka dalam penelitian ini terdapat empat saham yang dinyatakan
layak pada kegiatan investasi saham tersebut adalah ADES, CEKA, MYOR, dan
STTP. Sedangkan enam perusahaan yaitu ALTO, ICBP, INDF, ROTI, SKBM,
dan ULTJ dinyatakan tidak layak untuk kegiatan investasi. Return saham individu
(Ri) pada perusahaan dari yang paling tinggi ke paling rendah adalah ADES,
STTP, MYOR, dan CEKA. Sedangkan resiko sistematis (?) dari yang paling
tinggi ke paling rendah adalah ADES, CEKA, MYOR, dan STTP.