DETAIL DOCUMENT
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR SINTERING PADA PROSES METALURGI SERBUK TERHADAP KEKUATAN TEKAN DAN STRUKTUR MIKRO MAGNESIUM BERPORI UNTUK APLIKASI SCAFFOLD TULANG MAMPU TERDEGRADASI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Metro
Author
ILYAS, SHODIQIN
Subject
Teknik Mesin 
Datestamp
2024-02-07 04:15:25 
Abstract :
Di Indonesia hanya (6%) alat kesehatan yang beredar adalah produk lokal. Angka yang rendah di banding dengan Malaysia (10%), Vietnam (13%) dan Thailand (33%), data ini menunjukan ketergantungan Indonesia yang tinggi akan produk impor. Logam magnesium menjadi perhatian khusus dari para peneliti biomaterial karena merupakan material yang tepat untuk aplikasi scaffold tulang yang mampu terdegradasi dalam tubuh secara gradual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi temperatur sintering pada proses metalurgi serbuk terhadap nilai kekuatan tekan dan struktur mikro. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah serbuk magnesium (Mg), yang kemudian di bentuk menggunakan alat metalurgi serbuk dengan kompaksi spesimen dengan gaya kompresi 270 MPa dengan waktu 5 menit, kemudian dilakukan proses sintering pada alat furnance atau tungku pemanas yang vacum dengan memvariasikan temperatur sintering. Hasil pada pengujian tekan ditemperatur sintering 350 C adalah 4,7 Mpa, 400 o C adalah 18,2 Mpa. Pada pengujian struktur mikro didapatkan hasil pada temperatur 350°C yaitu 45,70%, pada temperatur 400°C adalah 27,52% dan dan ditemperatur 450°C yaitu 18,60%. Disimpulkan bahwa hasil yang sesuai dengan sifat mekanik tulang cancllous adalah pada variasi temperatur 350°C yaitu pori-pori 45,70% dan kekuatan tekan 4,4 Mpa. o C adalah 8,8 Mpa, dan 450 o 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Metro