Abstract :
Pada era saat ini material logam non-biodegradable masih menjadi bahan
utama untuk pembuatan implan tulang seperti titanium alloy dan stainless steel.
Pengaplikasian bahan-bahan tersebut berpotensi toksisitas di dalam tubuh. Hal
ini tentu menyakitkan bagi pasien patah tulang. Logam berpori sangat cocok
digunakan sebagai bahan implan maupun scaffold struktur tulang cancellous,
pori yang terbentuk pada material akan membantu merangsang pertumbuhan
tulang. Magnesium sangat bermanfaat untuk tubuh manusia, dimana ion Mg2+
adalah elemen yang dibutuhkan dalam jumlah yang besar untuk digunakan
sebagai reaksi metabolisme dan mekanisme biologis. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui variasi tekanan kompaksi terhadap nilai kekuatan tekan dan
struktur mikro pada variasi kompaksi 187,4 Mpa (6 Ton), 250 Mpa (8 Ton) dan
312,4 Mpa (10 Ton). Magnesium (Mg) yang kemudian di cetak menggunakan
alat Metalurgi serbuk penahanan (holding time) 30 menit temperatur 450
c
dengan variasi tekanan sebesar 187,4 Mpa, 250 Mpa dan 312,4 Mpa. Pada
pengujian tekan tiap variasi didapatkan hasil 48,2 Mpa, 64,5 Mpa dan 80,26 Mpa.
Pada pengujian struktur mikro pada tekanan kompaksi 187,4 Mpa pori yang
terbentuk adalah 25,85%, 28,75% dan 26,75%, pada tekanan kompaksi 249,9
Mpa pori yang terbentuk adalah 23,72%, 20,72%, 19,28%, kemudian pada
tekanan kompaksi 312,4 Mpa pori yang terbentuk adalah 13,41%, 15,14% dan
16,89%. Diketahui dengan meningkatnya tekanan kompaksi maka semakin kecil
persentase pori-porinya.
0