Abstract :
Amir Syarifuddin adalah tokoh nasionalis yang militan, pemimpin sayap
kiri, dan memliki paham sosialis, melakukan perjuangan demi kemerdekaan
Indonesia dengan aksi melalui politik. Melalui partai dan gerakan-gerakan
organisasi, Amir Syarifuddin mencurahkan segenap tenaga, jiwa, dan raganya
untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Amir dikenal sebagai seorang
sosialis dan anti-fasis. Sepak terjangnya dalam pergolakan politik, membuat Amir
menjadi seorang yang dapat disejajarkan dengan Presiden Soekarno, Drs. Moh.
Hatta, Sutan Sjahrir, dan pahlawan lainnya. Namun pilihan hidup Amir
Syarifuddin membawanya pada peristiwa pemberontakan PKI Madiun tahun
1948 dan dianggap sebagai seorang komunis kemudian di tembak mati.
Terlepas dari itu, Amir Syarifuddin hanyalah ingin mewujudkan cita-cita
kemerdekaan dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
Kiprah Amir Syarifuddin dalam perjuangan kemerdekaan ia lakukan
sebagian besar dengan terjun dalam pergolakan politik nasional bersama sayap
kiri. Untuk mengetahui dan mengenal lebih dalam tentang kiprah politik Amir
Syarifuddin dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, maka peneliti
mengunakan metode historis dengan melakukan studi kepustakaan di
Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Metro.
Hasil penelitian ini adalah mengenal lebih jauh tokoh perjuangan
kemerdekaan yaitu Amir Syarifuddin. Kiprah politik Amir Syarifuddin dalam
mempertahankan kemerdekaan sangatlah mencerminkan bahwa Amir
Syarifuddin memiliki
jiwa nasionalisme yang tinggi. Dalam usaha
mempertahankan kemerdekaan Indonesia pasca kemerdekaan, Amir
mendedikasikan hidupnya dalam pemerintahan demi menyelesaikan
permasalahan-permasalahan yang ada dalam negeri. Dinamika perjalanan hidup
Amir Syarifuddin dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia
mencerminkan bahwa setiap manusia memiliki pilihan-pilihan hidup masingmasing.
Walaupun Amir dikenal sebagai seorang komunis, namun sepak
terjangnya dalam menggapai cita-cita kemerdekaan Indonesia dan untuk
kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia mencerminkan bahwa Amir Syarifudin
adalah seorang nasionalis yang patut dihargai jasa-jasanya.
Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan, yaitu kesimpulan historis,
bahwa Amir Syarifuddin memegang peranan penting dalam sejarah perjuangan
kemerdekaan Indonesia walau di akhir hidupnya ia dianggap sebagai seorang
komunis. Kedua yaitu kesimpulan pedagogis, dari Amir Syarifuddin ini kita dapat
belajar bahwa perjuangan tidak boleh ada kata menyerah, dan setiap orang
memiiki pilihan hidup dan prinsip masing-masing dalam menggapai cita-cita.