Abstract :
Meningkatnya harga pakan burung puyuh, maka dari itu pemanfaatan
bahan pakan alami diharapkan dapat digunakan dalam pembuatan bahan
tambahan pakan dengan pertimbangan harga murah, mudah diperoleh,
ketersediaan melimpah, tersedia setiap saat, serta mempunyai kandungan gizi
yang baik, untuk menekan harga pembuatan atau pembelian pakan. Pemanfaatan
bahan pakan alami yaitu menggunakan tepung daun kelor dan bekatul sebagai
proses pengganti pakan pabrik pada burung puyuh (Coturnix-coturnix japonica T).
Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh penggunaan
campuran tepung daun kelor dan bekatul terhadap pertumbuhan burung puyuh
(Coturnix-coturnix japonica T), 2) Untuk mengetahui variasi pakan yang baik untuk
pertumbuhan burung puyuh, 3) Untuk mengetahui apakah hasil penelitian ini dapat
dijadikan sumber belajar biologi materi pertumbuhan dan perkembangan kelas XII
berupa lembar kerja peserta didik (LKPD).
Penelitian ini merupakan eksperimen, menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan 1 kontrol, 3 perlakuan dan 6 ulangan, dengan P0: (Kontrol)
perlakuan pemberian pakan burung puyuh berupa pakan pelet BR 21, P1 :
perlakuan pemberian pakan tambahan berupa campuran tepung daun kelor 3%,
bekatul 47% dan pelet BR 21 50%, P2 : perlakuan pemberian pakan tambahan
berupa campuran tepung daun kelor 4%, bekatul 46% dan pelet BR 21 50%, P3 :
perlakuan pemberian pakan tambahan berupa campuran tepung daun kelor 5%,
bekatul 45% dan pelet BR 21 50%.
Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh penggunaan campuran
tepung daun kelor dan bekatul terhadap pertumbuhan burung puyuh (Coturnixcoturnix
japonica T), dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi peningkatan berat
badan dan panjang badan pada burung puyuh, dengan data hasil penelitian berat
rata-rata P0 = 33,63 gram, P1 = 44,9 gram, P2 = 40,93 gram, P3 = 38,06 gram
dan data hasil panjang rata-rata P0 = 10,06 cm, P1 = 11,4 cm, P2 = 10,5 cm, P3
= 10,46 cm. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber belajar biologi
pada materi pertumbuhan dan perkembangan kelas Xll dalam bentuk berupa
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Hasil validasi sumber belajar oleh ahli materi
dan ahli desain disimpulkan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang
dibuat oleh peneliti layak digunakan sebagai sumber belajar dengan skor rata-rata
ahli materi 86,25 dan ahli desain 83,6.