Abstract :
Behavioral Finance merupakan fenomena psikologi seseorang yang dapat
mempengaruhi seorang investor dalam aktivitas keuangan, perilaku keuangan ini
dapat terjadi karena adanya sifat tidak rasional seorang investor terutama dalam
pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini mempunyai tujuan yakni untuk
mengetahui apakah regret aversion bias berpengaruh terhadap pengambilan
keputusan investasi cryptocurrency pada generasi z. Untuk mengetahui apakah
Overconfidence berpengaruh terhadap pengambilan keputusan investasi
cryptocurrency pada generasi z. Dan untuk mengetahui apakah regret aversion
bias dan overconfidence berpengaruh terhadap pengambilan keputusan investasi
cryptocurrency pada generasi z dan mengetahui apa dampaknya. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif dengan purpose sampling dimana sampel
penelitian ini berjumlah 60 responden yang merupakan seorang investor
cryptocurrency generasi z. Analisis data menggunakan pengujian persyaratan
instrument yaitu uji validitas dan reliabilitas. Uji persyaratan analisis menggunakan
uji normalitas, uji linieritas dan uji homogenitas. Dan uji hipotesis menggunakan uji
analisis regresi linier berganda, uji parsial (Uji T). uji simultan (Uji F), dan uji
koefisien determinasi (R
2
). Dengan menggunakan program aplikasi perangkat
lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1). Regret aversion bias
berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan investasi
cryptocurrency pada generasi z. 2). Overconfidence berpengaruh positif dan
signifikan terhadap pengambilan keputusan investasi cryptocurrency pada
generasi z. dan 3). Regret aversion bias dan overconfidence berpengaruh dan
signifikan terhadap pengambilan keputusan investasi cryptocurrency pada
generasi z.