Abstract :
Dalam dunia keuangan bisnis, manajemen keuangan yang efisien memegang
peran sentral dalam menjaga kesehatan keuangan perusahaan. Pemahaman
yang baik terhadap siklus aktiva dan passiva, terutama dalam hal perputaran
aset dan kewajiban menjadi kunci untuk mengukur kinerja dan mengidentifikasi
potensi masalah. Penelitian ini fokus pada analisis laporan keuangan
perusahaan, terutama neraca dan laba rugi selama tiga tahun terakhir yaitu
2020, 2021 dan 2022. Dengan penekanan pada neraca, penelitian ini bertujuan
memberikan wawasan yang relevan dan bermanfaat bagi manajemen untuk
menilai kondisi keuangan perusahaan dan hasil operasionalnya selama periode
tersebutDesain penelitian ini adalah deskriptif analisis,jenis data dalam penelitian
ini adalah data kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah laporan keuangan bagian
neraca dan laba rugi pada periode 2020-2022. Rasio likuiditas menunjukan
penurunan likuiditas perusahaan dari tahun 2020 hingga 2021,rasio solvabilitas
menunjukan bahwa perusahaan telah menggunakan lebih banyak utang untuk
mendanai operasinya. Rasio ini naik dari 0,26 pada tahun 2020 menjadi 0,38
pada tahun 2021. Rasio aktivitas menunjukan terjadi fluktuasi tahun 2020 dan
2022, rasio tersebut relatif rendah sedangkan pada tahun 2021 rasio tersebut
meningkat secara signifikan. Perusahaan harus memperhatikan faktor-faktor
yang menyebabkan menurun maupun meningkatnya profitabilitas terutama dari
sisi internal perusahaan, karena faktor internal merupakan faktor yang dapat
dikendalikan sendiri oleh perusahaan.