Abstract :
Keterbukaan komunikasi antara orang tua dan anak menjadi kunci dalam
membimbing remaja memperoleh pemahaman seksualitas yang positif dan
realistis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterbukaan
komunikasi orang tua dengan pemahaman seksualitas remaja SMP Negeri 4
Metro tahun pelajaran 2023/2024. Responden penelitian berjumlah 72 orang
peserta didik yang dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian
terdiri dari kuesioner keterbukaan komunikasi orang tua dan kuesioner
pemahaman seksualitas remaja. Analisis data dilakukan menggunakan teknik
statistik korelasi.. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang
signifikan dan kuat antara keterbukaan komunikasi orang tua dengan
pemahaman seksualitas remaja (r = 0.629, p <.001). Keterbukaan komunikasi
orang tua memberikan kontribusi sebesar 39,6% terhadap variasi dalam
pemahaman seksualitas remaja. Sebagian besar responden (44.44%) memiliki
keterbukaan komunikasi yang tinggi dengan orang tua. Terkait pemahaman
seksualitas, berada dalam kategori tinggi, dengan frekuensi sebanyak 42
responden (58.33%). Dapat disimpulkan bahwa komunikasi terbuka antara orang
tua dan anak menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan pemahaman
seksualitas remaja secara lebih baik. Beberapa saran yang diberikan antara lain
remaja perlu meningkatkan keterbukaan komunikasi dengan orang tua, orang tua
perlu lebih terbuka dalam membahas seksualitas, serta penelitian selanjutnya
perlu memperluas sampel dan meneliti faktor-faktor lain yang memengaruhi
pemahaman seksualitas remaja.