Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana faktor penyebab
remaja menjadi lesbian yang dilakukan di kampung nunggal rejo kecamatan
punggur lampung tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus yang
sesuai dengan pembahasan yang merupakan fenomena sosial. Subjek dalam
peneliti ini adalah remaja yang berperilaku lesbi. Sumber data penelitian ini
adalah remaja lesbian, orangtua dari remaja lesbian dan teman sebaya dari
remaja lesbian. Data penelitian didapatkan dari hasil wawancara yang dilakukan
sesuai dengan pedoman wawancara. Analisis data dilakukan dengan cara
membaca dan mempelajari data, kemudian dilakukan kategorisasi data, koding,
dan pemaparan data sehingga dapat ditarik kesimpulan. Pengujian keabsahan
data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah bahwa orientasi seksual DH sebagai lesbian di pengaruhi
oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Secara psikologis DH merasakan
kecemasan tentang masa depan terkait hubungan dan orientasi seksualnya dan
mendapatkan dukungan dari komunitas LGBT, meskipun masih
menyembunyikan status orientasi seksualnya dari masyarakat karena takut akan
reaksi negative. Ketidakstabilan hubungan keluarga, terutama dengan ayah dan
kakaknya, serta pengalaman masa remaja yang tidak menyenangkan dengan
lawan jenis juga mempengaruhi orientasi seksual DH. Hubungan sesama jenis
yang dimulai di asrama saat pandemi covid-19 menunjukkan ketergantungan
emosional yang tinggi, yang di perkuat oleh pengalaman berpacaran yang tidak
memuaskan dengan laki-laki. Dukungan dari komunitas LGBT memberikan
kesejahteraan emosional dan psikologis, membantu DH menjalani identitas
seksualnya dengan lebih percaya diri.