Abstract :
aat ini tawuran antar pelajar bukan saja merupakan masalah yang di
pandang sebelah mata saja, karena tawuran memberikan efek buruk bukan saja
kepada para pelajar yang terlibat namun masyarakat sekitar ikut menjadi
imbasnya dari sisi ekonomi, sosial, maupun budaya. Dapat dikatakan bahwa
tawuran antar pelajar tidak dapat dianggap remeh, karena jika tidak ada
penanganan secara serius oleh pihak terkait akan berdampak negatif terhadap
kondisi pelajar, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Oleh karena itu,
perlu adanya kepastian dalam penegakan hukum yang dilakukan aparatur
penegak hukum untuk menindaklanjuti hukuman apa yang diberikan untuk
pelaku tawuran antar pelajar tersebut sehingga ada efek jera dan kedepannya
nanti tidak. terjadi lagi tawuran antar pelajar, sejalan dengan penulisan ini untuk
mengetahui tentang penegakan hukum terhadap anak pelaku tawuran di Kota
Metro dan untuk mengetahui tentang faktor-faktor penghambat dalam penegakan
hukum terhadap anak pelaku tawuran di Kota Metro
Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
Normatif-Empiris, yaitu penelitian yang bertujuan menggambarkan keadaan yang
sebenarnya dari obyek yang diteliti dengan mengambil data berdasarkan
pengalaman responden, dimana hukum dilihat sebagai fakta karena hukum akan
berinteraksi dengan pranata-pranata sosial lainnya mengenai Penegakan Hukum
Terhadap Anak Pelaku Tawuran Pada Pelajar Di Kota Metro.