Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan
oleh kepala sekolah, serta faktor-faktor yang menjadi penghambat dan
pendukung dalam upaya peningkatan peran guru terkait penguatan pendidikan
karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif,
dengan fokus pada studi kasus yang menggambarkan kondisi atau situasi aktual,
termasuk lingkungan tertentu yang terkait dengan individu atau objek tertentu.
Data primer diambil dari kepala sekolah dan guru, sedangkan data sekunder
berupa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan strategi kepala sekolah. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah untuk meningkatkan
peran guru dalam penguatan pendidikan karakter melibatkan perencanaan yang
didasarkan pada visi dan misi sekolah. Kendala yang dihadapi mencakup
kurangnya kemampuan sosialisasi beberapa guru, perasaan minder, kurangnya
motivasi, serta disiplin yang rendah. Dukungan yang membantu kepala sekolah
dalam upaya ini meliputi terciptanya lingkungan sekolah yang kondusif dan
aman, serta komunikasi yang efektif di antara warga sekolah. Kesimpulannya,
kepala sekolah membentuk struktur organisasi dengan program dan pelatihan
manajemen kontrol yang komprehensif. Penguatan pendidikan karakter
dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah sesuai budaya yang ada, dan evaluasi
tahunan dilakukan oleh kepala sekolah untuk memastikan keberlanjutan dan
efektivitas program.