Abstract :
iv
ABSTRAK
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan program keahlian Agribisnis
Tanaman Pangan dan Hortikultura menekankan pada ketrampilan mata
pelajaran produktif atau kejuruan sangatlah penting agar para siswa dapat
memiliki kompetensi sesuai kompetensi keahliannya untuk dapat bersaing di
dunia kerja. Guru yang memiliki kompetensi merupakan faktor penting
terwujudnya siswa yang kompeten. Kompetensi profesional guru dan
pengelolaan praktikum merupakan salah satu faktor penting dalam pelaksanaan
pendidikan di sekolah baik teori di kelas maupun pembelajaran praktikum di
laboratorium. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh
kompetensi profesional guru terhadap aktivitas praktikum, ada tidaknya pengaruh
pengelolaan praktikum terhadap aktivitas praktikum, serta ada tidaknya pengaruh
kompetensi professional dan pengelolaan praktikum terhadap aktivitas praktikum.
Dalam penelitian ini, peneliti juga menggunakan desain non-eksperimental atau
ex post facto. Hal ini disebabkan karena penelitian ini tidak melibatkan intervensi
terhadap variabel penelitian, melainkan mengeksplorasi fakta-fakta yang sudah
terjadi dan telah dilakukan oleh subjek penelitian dengan pendekatan kuantitatif,
pengambilan sampel menggunakan teknik Disproportionate Startified Random
Sampling. Dalam menguji hasil yang valid dan liabel menggunakan uji prasyarat
yaitu : Uji Validitas Angket dan Uji Reliabilitas. Dan teknik analisis data yang
digunakan yaitu : Uji Normalitas, Uji Linieritas dan Uji Homogenitas. Sedangkan
untuk Uji Hipotesisnya yaitu : Analisis Deskriptif dan Analisis Statistik yang
meliputi Analisis Regresi Sederhana dan Analisis Regresi Berganda. Dan hasil
penelitian diketahui bahwa 26,3% aktivitas praktikum dipengaruhi oleh variabel
kompetensi profesional, sedangkan selebihnya sebesar 73,7% dipengaruhi oleh
variabel lain diluar penelitian ini. Dan 37,4% aktivitas praktikum dipengaruhi oleh
variabel pengelolaan praktikum, sedangkan selebihnya sebesar 62,6%
dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Sedangkan hasil penelitian dari
kompetensi profesional dan pengelolaan praktikum ada pengaruh yang signifikan
sebesar 38.3% secara bersama-sama terhadap aktivitas praktikum. Berdasarkan
hasil pembahasan penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh positif
kompetensi profesional (X1) terhadap aktivitas praktikum (Y),begitu pula dengan
pengelolaan praktikum (X2) pada aktivitas praktikum, dan secara bersama-sama
kompetensi professional dan pengelolaan praktikum berpengaruh pada aktivitas
praktikum Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
(ATPH) di Sekolah Menengah Kejuruan Se-Kabupaten Lampung Timur