Abstract :
Kurikulum merdeka belajar dikembangkan guna mencetak generasi
milineal untuk memahami materi yang diajarkan dengan cepat, serta bukan
hanya pandai mengingat materi yang sudah dipelajari. Berdasarkan rumusan
masalah tersebut maka yang menjadi tujuan penelitian adalah untuk
menganalisis peran kepala sekolah sebagai leader dalam implementasi
kurikulum merdeka di SD Negeri Mahabang Kecamatan Dente Teladas. Untuk
menganalisis peran kepala sekolah sebagai educator dalam implementasi
kurikulum merdeka di SD Negeri Mahabang Kecamatan Dente Teladas. Untuk
mendeskripsikan hambatan yang dihadapi dan solusi yang diberikan dalam
implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri Mahabang Kecamatan Dente
Teladas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Jenis
penelitian ini adalah penelitian studi kasus (case studies) yaitu contoh kejadian
sesuatu, kondisi aktual dari keadaan atau situasi, dan lingkungan atau kondisi
tertentu tentang orang atau sesuatu. Sampel/objek yang menjadi sumber data
primer adalah pengawas sekolah, Ketua TIM Pengembang kurikulum, dan guru.
Sedangkan sumber data sekunder adalah berupa dokumen-dokumen yang
berkaitan dengan IKM. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, bahwa
Peran kepala sekolah sebagai leader dalam implementasi kurikulum merdeka di
SD Negeri Mahabang Kecamatan Dente Teladas yaitu menggerakkan,
mengarahkan, membimbing, dan membina para guru dalam implementasi
kurikulum merdeka belajar. Peran kepala sekolah sebagai educator dalam
implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri Mahabang Kecamatan Dente
Teladas yaitu berkaitan dengan indikator mental, moral, fisik, dan artistik.
Hambatan yang dihadapi dan solusi yang diberikan dalam implementasi
kurikulum merdeka di SD Negeri Mahabang Kecamatan Dente Teladas yaitu
kurangnya pengetahuan kepala sekolah dan guru terkait implementasi kurikulum
merdeka berkaitan dengan struktur kurikulum merdeka, karakteristik kurikulum
merdeka, dan dimensi-dimensi kurikulum merdeka. Solusi yang diberikan yaitu
kepala sekolah dan guru harus memahami struktur kurikulum merdeka dengan
cara pelatihan, mengikuti seminar, dan diklat.