Abstract :
Sejak pemerintah memerintahkan untuk melaksanakan kurikulum merdeka
untuk seluruh sekolah di Indonesia, seluruh sekolah berusaha untuk
mengimplementasikan dalam proses pembelajaran. Pemahaman peneraparan
kurikulum Merdeka membutuhkan dukungan tidak hanya dari sosialisasi
pemerintah, lingkungan sekolah seperti kepala sekolah, guru atau teman sejawat,
hingga stakeholder. Hal tersebut menjadi sarana bertukar informasi dan
pengawasan dalam pelaksanaan Merdeka yang dilaksanakan dalam bentuk
diskusi, komunitas belajar, kelompok kerja guru, hingga supervisi yang
dilaksanakan di sekolah. Berdasarkan fenomena di atas, peneliti mengadakan
penelitian terkait keterkaitan peran kepala sekolah dan kelompok kerja guru dalam
pengelolaan administrasi guru pada implementasi kurikulum merdeka. Proses
penelitian ini menurut pada tahapannya berupa (1) Tahap Pra- lapangan, (2) Tahap
Kegiatan Lapangan, dan (3) Tahap Pasca-lapangan. Teknik pengumpulan data
pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, observasi, dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan administrasi guru mendukung
terciptanya lingkungan pembelajaran yang optimal dan sesuai dengan prinsip
implementasi Kurikulum Merdeka. Kepala sekolah berperan dalam memberikan
supervisi, menerima dan menanggapi hasil supervisi, serta memberikan arahan
untuk perbaikan administrasi kelas. sementara kelompok kerja guru membuat
pengembangan administrasi guru dan menjadi salah satu faktor yang berperan
dalam pengelolaan administrasi guru dan implementasi Kurikulum Merdeka di
Sekolah. Untuk mencapai kesuksesan implementasi kurikulum merdeka, kepala
sekolah perlu mendorong guru untuk aktif mengikuti kegiatan KKG. Kepala
sekolah dapat memberikan arahan dan motivasi kepada guru untuk mengikuti
kegiatan KKG, serta memastikan bahwa administrasi guru disusun secara baik
dan profesional, sehingga dapat mendukung guru dalam melaksanakan tugasnya
secara efektif dan efisien.