Abstract :
Feminisme merupakan gerakan yang lahir karena adanya keinginan agar
terwujudnya kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan dalam pemenuhan
hak. Salah satu penyebab munculnya gerakan ini dikarenakan masyarakat yang
sistem nilainya cenderung patriarki. Berangkat dari situasi ini, ada novel yang
mengangkat kisah dari kehidupan sehari-hari yang tengah dialami oleh
masyarakat saat ini yang mendapatkan perhatian khusus dan menjadi
perbincangan masyarakat internasional, salah satunya adalah novel yang paling
populer dan mendunia pada saat ini yaitu novel asal Korea Selatan yang berjudul
Kim Ji Yeong Lahir Tahun 1982.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsepsi feminisme pesan
nilai yang terdapat di dalam novel dan untuk mengetahui relevansi konsepsi
feminisme novel Kim Ji Yeong Born dengan perspektif feminisme Fatima
Mernissi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan
data dengan metode studi pustaka.
Hasil dari penelitian ini, dalam novel Kim Ji Yeong Lahir Tahun 1982
terdapat unsur-unsur diskriminasi gender di dalamnya, dan juga mengandung
pesan tersirat mengenai feminisme. Melalui karyanya, sang penulis nampaknya
mencoba untuk menyadarkan para perempuan akan adanya praktek budaya
patriarki di dalam masyarakat sehingga mereka dapat tergerak untuk
memperjuangkan kesetaraan gender. Agar terwujudnya kesetaraan gender,
masyarakat memerlukan adanya tokoh yang dapat memotivasi serta mengedukasi
pemahaman mengenai kesetaraan gender. Terkait hal ini, terdapat seorang tokoh
perempuan yang sadar akan diskriminasi gender pada perempuan kemudian ia
berjuang untuk menyuarakan adanya kesetaraan gender. Dia adalah Fatima
Mernissi, seorang tokoh feminis asal Maroko yang melakukan pengkajian ulang
terhadap dalil ataupun hadits yang disalah artikan oleh masyarakat yang pada
akhirnya merugikan kaum perempuan.