Abstract :
Keragaman harus dijaga dengan baik maka akan menjadi aset yang berharga
sebaliknya akan menjadi malapetaka jika Bangsa Indonesia tidak menjaganya.
Paham radikal adalah suatu pemahaman tentang perilaku yang menngunakan
kekerasan dalam menyikapi pluralisme untuk mencapai suatu tujuan. Alhasil,
situasi ini akan tertuju pada disintregasi bangsa. Dengan demikian moderasi
beragama lahir dari kesadaran bahwa tidak mungkin menyamakan keyakinan
seseorang. Maka yang bisa dilakukan adalah menerapkan paham moderasi
beragama terhadap keberagaman yang ada. Internalisasi moderasi beragama dalam
masyarakat multikultural dilakukan dengan menjadikan lembaga pendidikan
sebagai laboratorium moderasi dan melakukan pendekatan sosial-keagamaan
dalam negara dan agama. Rohani Islam (Rohis) merupakan kegiatan kesiswaan
yang dikhususkan untuk siswa yang beragama Islam. Dalam kegiatan ini terdapat
program-program yang ditunjukkan untuk pengembangan sikap spiritualitas dan
kemampuan berorganisasi siswa. Meskipun belum ditemukan tindak kejahatan
yang dinilai sebagai bentuk radikalisme, kegiatan Rohis di SMA Negeri 1 Metro
dinilai rentan menjadi salah satu sasaran empuk penyebaran paham intoleransi dan
radikalisme. Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui internalisasi moderasi
beragama melalui kegiatan rohani Islam di SMA Negeri 1 Metro dan 2) untuk
mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam menginternalisasikan
moderasi beragama melalui kegiatan rohani Islam di SMA Negeri 1 Metro. Metode
penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik studi kasus. Adapun
teknik pengumpulan data yang digunkan dalam penelitian ini adalah wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa 1) internalisasi noderasi beragama melalui kegiatan rohani
Islam di SMA Negeri 1 Metro dilaksanakan dengan beberapa kegiatan yaitu
silaturahmi anak rohani Islam (SIAR) dan Kajian Islam seminggu sekali, 2) faktor
pendukung dalam menginternalisasi moderasi beragama melalui kegiatan rohanis
Islam di SMA Negeri 1 Metro adalah kualitas guru yang profesional, budaya
religius serta fasilitas yang memadai, dan faktor penghambat dalam
menginternalisasi moderasi beragama melalui kegiatan rohani Islam adalah
lingkungan yang tidak kondusif dan pengaruh media sosial.