Abstract :
Toleransi didefinisikan sebagai kemampuan untuk menjadi terbuka dan
menerima perbedaan yang berasal dari berbagai suku bangsa, warna kulit, bahasa,
adat-istiadat, budaya, bahasa, dan agama. Toleransi beragama mencakup
penghargaan, penghormatan, dan pengakuan terhadap kebebasan beragama dan
hak setiap individu untuk mempraktikkan agama sesuai
keyakinannya.Berdasarkan era digital saat ini, media sosial telah menjadi platform
yang populer dan signifikan dalam menyebarkan informasi dan memfasilitasi
interaksi sosial, salah satu contohnya yaitu aplikasi tiktok. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui bagaimana mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro
khususnya mahasiswa Fakultas Agama Islam dalam memahami, menanggapi, dan
berpartisipasi dalam isu-isu toleransi beragama di media sosial. Media sosial
Tiktok dapat meningkatkan toleransi beragama melalui konten, pendapat, dan
diskusi mengenai agama. Menurut peneliti media sosial Tiktok merupakan salah
satu cara yang dapat mempengaruhi persepsi mahasiswa Fakultas Agama Islam
terhadap toleransi beragama.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian
ini adalah mahasiswa Fakultas Agama Islam angkatan 2021 berjumlah 85 orang
yang berasal dari tiga program Studi yakni, PAI, KPI, dan PIAUD. Penelitian ini
menggunakan teknik sampel cluster random sampling, yaitu pengambilan
sampling secara acak sesuai dengan area atau wilayah dari populasi tertentu.
Analisis yang digunakan uji validitas, uji realibilitas, uji normalitas kolmogorov
smirnov, uji homogenitas, uji hipotesis atau uji t.
Hasil dari pengujian hipotesis menggunakan uji t (uji parsial) dan uji f (uji
simultan) menunjukkan bahwa hipotesis diterima, dengan diperolehnya nilai sig.
0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05. Kriteria pengujian adalah jika nilai sig. uji
t < 0,05 menolak H
0
dan menerima H
a
. Hasil ini berarti H
0
ditolak dan H
a
diterima, dengan demikian disimpulkan bahwa persepsi mahasiswa Fakultas
Agama Islam terhadap toleransi beragama di media sosial Tiktok baik. Dan
didapatkan hasil mengenai persepsi mahasiswa terhadap toleransi beragama di
media sosial Tiktok termasuk pada kategori ?Cukup Baik? dengan presentase
43,0%. Serta faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa
terhadap toleransi beragama di media sosial Tiktok terbagi menjadi 2 yaitu yang
pertama faktor internal yang terdiri dari interaksi pengguna dengan konten,
pengaruh influencer atau pembuat konten yang diikuti, kualitas dan konteks
komentar serta diskusi. Kemudian yang kedua faktor eksternal yang terdiri dari
algoritma tiktok, representasi visual dan naratif dalam video, exposure terhadap
konten dari berbagai budaya dan agama.