Abstract :
Komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai konteks
kehidupan, baik dalam konteks individu, organisasi, maupun pendidikan.
Komunikasi yang efektif membantu menjaga kelancaran dan kesuksesan
operasional, serta memastikan efektivitas pembelajaran. Dalam konteks agama,
komunikasi juga menjadi sarana untuk menyampaikan ajaran dan nilai-nilai yang
penting. Selain itu, peran keluarga dalam membentuk pola pikir dan perilaku anak
juga sangat signifikan, di mana komunikasi yang baik dalam keluarga dapat
mempengaruhi prestasi dan perkembangan anak secara keseluruhan.
Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan
kualitatif kemudian Metode penelitian yang digunakan adalah metode
kepustakaan ( library research ), Dalam penelitian ini penulis mengambil salah
satu sumber buku yaitu Tafsir Al-Azhar karangan Buya Hamka. Metode yang
digunakan untuk menganalisis data adalah metode Tematik yaitu metode yang
melibatkan pengumpulan ayat Al-Qur?an yang memiliki tujuan dan tema yang
serupa mengenai Komunikasi Pembelajaran melalui Jurnal, Artikel, Skripsi, Buku dan
Website.
Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 1. Buya Hamka
menekankan pentingnya memiliki niat yang jujur dan ikhlas dalam setiap
tindakan, 2. Menghargai perbedaan pendapat dan menjaga diskusi yang sopan
adalah hal yang sangat penting, 3. Materi harus disampaikan dengan bahasa yang
sederhana dan mudah dipahami, 4. Menjaga sopan santun dan mendengarkan
dengan baik sangat ditekankan dalam komunikasi, 5. Menggunakan media yang
tepat dan mendorong partisipasi aktif peserta didik merupakan bagian penting dari
konsep ini.