Abstract :
Budaya religius haruslah menjadi habit di setiap organisasi tak terkecuali
di SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Metro. Salah satu upaya yang dapat
dijadikan alternatif pendukung akan keberhasilan Pendidikan Agama Islam
khususnya disekolah adalah dengan menciptakan budaya religius (religious
culture) sebagai bentuk peningkatan keimanan bagi para siswa-siswi. Oleh karena
itulah penelitian ini berupaya mengkaji pengamalan budaya religius melalui
kegiatan palang merah remaja di SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota
Metro. Secara spesifik penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk
pengamalan budaya religius melalui kegiatan Palang Merah Remaja dan untuk
mengetahui apa saja faktor yang mendukung dan menghambat pengamalan
budaya religius melalui kegiatan Palang Merah Remaja di SMP Muhammadiyah
Ahmad Dahlan Kota Metro.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode penelitian
yang digunakan adalah metode penelitian Studi Kasus Instrumental Tunggal atau
(single instrumental case study). Informan dalam penelitian ini adalah seluruh
anggota palang merah remaja di SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota
Metro. Pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara, observasi dan
dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model analisis data miles and
huberman yaitu dengan mengumpulkan, mereduksi, menyajikan seluruh data dan
kemudian menyimpulkannya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya religius merupakan nilai-nilai
ajaran agama sebagai tradisi yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Palang
merah remaja menyelenggarakan beberapa program sebagai upaya untuk
memperkuat keimanan siswa-siswi melalui pengamalan budaya religius. Bentuk
Pengamalan budaya religius melalui kegiatan palang merah remaja di SMP
Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Metro adalah dengan selalu berdo?a
sebelum memulai latihan PMR, menyetorkan ayat-ayat yang sudah mereka
hafalkan paling sedikit 1 ayat sebelum memulai pembelajaran PMR. Kendala
yang dihadapi dalam Pengamalan budaya religius melalui kegiatan palang merah
remaja di SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Metro terdapat 2 faktor
yaitu faktor yang mendukung dan faktor yang menghambat. Faktor yang
mendukung diantaranya kesadaran peserta didik untuk selalu mengamalkan
budaya religius dalam kehidupan sehari-hari, serta didukung dengan adanya
fasilitas yang lengkap. Dan faktor yang menghambat diantaranya kurangnya
semangat dari peserta didik dalam mengamalkan budaya religius, terbatasnya
waktu akibat banyaknya kegiatan yang berjalan dalam satu waktu, adanya
kesulitan berkomunikasi dalam pengarahan peserta didik. Dengan demikian
disimpulkan bahwa pengamalan budaya religius dapat diajarkan dan diaplikasikan
melalui kegiatan palang merah remaja meskipun adanya faktor yang mendukung
dan menghambat dalam proses pengamalannya di SMP Muhammadiyah Ahmad
Dahlan Kota Metro.