Abstract :
Hizbul Wathan sebagai gerakan kepanduan dalam AD/ART yang
bertujuan membentuk karakter individu yang beretika, bertanggung jawab, dan
memiliki nilai-nilai positif. Di SMK Muhammadiyah 3 Metro, gerakan kepanduan
Hizbul Wathan telah menjadi bagian penting dari aktivitas ekstrakurikuler yang
bertujuan mengembangkan karakter siswa. Gerakan ini memiliki akar dalam nilainilai
islam dan menekankan pada pembentukan karakter yang mencerminkan
kepemimpinan profetik yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembentukan karakter
kepemimpinan profetik di SMK Muhammadiyah 3 Metro serta faktor pendukung
dan penghambatnya melalui gerakan kepanduan Hizbul Wathan.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif
mengunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data
yang digunakan yaitu teknik observasi dengan mengamati pelaksanaan kegiatan
Hizbul Wathan di SMK Muhammadiyah 3 Metro. Teknik wawancara dengan
mewawancarai pelatih Hizbul Wathan, dan siswa siswi yang mengikuti kegiatan
Hizbul Wathan dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pembentukan karakter
kepemimpinan profetik melalui ekstrakurikuler gerakan kepanduan Hizbul
Wathan di SMK Muhammadiyah 3 Metro berlandaskan pada pemahaman ajaran
Islam dengan nilai-nilai moral yang diajarkan Rasulullah SAW, Mereka dididik
dalam beberapa tingkatan yaitu: penerimaan tamu kerabat, diklat anggota,
pengambilan nama dan ban, lengan ujian taruna melati 1 dan 2 kemudian
pelatihan tematik. Setiap pelatihan memiliki pendidikan karakter yang berbedabeda,
diantaranya
untuk
melatih
kejujuran,
amanah
serta
tanggung
jawab.
Setelah
itu
mereka menyampaikan ilmu yang mereka dapat kepada adik tingkat mereka
sehingga pembentukan karakter kepemimpinan profetik seperti : shiddiq, tabligh,
amanah, fathonah. Faktor pendukung pembentukan karakter kepemimpinan
profetik melalui ekstrakurikuler gerakan kepanduan Hizbul Wathan di SMK
Muhammadiyah 3 metro yaitu sekolah memfasilitasi dan mendukung kegiatan
Hizbul Wathon, guru mata pelajaran yang mentoleransi atau memberikan
keringanan bagi siswa atau siswi yang mengikuti kegiatan Hizbul Wathan, juga
pelatih yang sangat berkompeten, antusias, dan sangat akrab dengan siwa- siwi
angota Hizbul Wathan dan walinya sehingga mudah dalam meminta izin ketika
ada kegiatan yang memungkinkan menginap. Sedangkan faktor penghambat fisik
yang berbeda pada setiap siswa yang mana terkadang mereka tidak bisa mengikuti
kegiatan secara maksimal, dan juga waktu PKL yang berbeda-beda setiap jurusan
sehingga saat ada kegiatan ada beberapa yang tidak hadir.