Abstract :
Banjir merupakan kondisi dimana suatu daerah tergenang oleh air dalam jumlah
besar yang disebabkan oleh tingginya curah hujan yang tidak mampu ditampung
oleh saluran air di wilayah tersebut. Seperti yang terjadi di Jl. Krakatau,
Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro timur. Hujan dengan durasi 1,5-2 jam saja
sudah bisa menyebabkan banjir di kawasan ini. Selain itu banjir dengan
ketinggian rata-rata 0,95 meter meluap sampai ke jalan sehingga memutus akses
jalan bagi pengendara sepeda motor. Solusi yang bisa dilakukan untuk
menanggulangi banjir adalah dengan membuat kolam retensi yang sekaligus
berfungsi sebagai sistem pembaharuan (konservasi) air untuk menjaga
ketersediaan air bersih . Dari perhitungan analisis hidrologi menggunakan
metode HSS Nakayasu didapatkan nilai debit (Q) eksisting < Q rancangan yaitu
Q eksisting = 7,808 m
3
/det dan Q Rancangan = 8,430 m
3
/det, maka didapatkan
Volume air yang harus ditampung kolam retensi sebesar 2239 m
3
. direncanakan
kolam retensi pada luas lahan 60 x 27 meter, kolam retensi memiliki panjang
sebesar 58 meter dan lebar 24 meter, luas 1392 m
2
dengan kedalaman 2 meter
dan tinggi jagaan 0,5 meter. Kemiringan tanggul 1:2, keliling kolam retensi
sebesar 164 meter. Dengan menggunakan dimensi tersebut, kolam retensi dapat
menampung volume air sebesar 2743 m
3
. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan
tampungan sebesar 2239 m
3
.