Abstract :
Jalan merupakan infrastruktur yang menghubungkan suatu daerah dengan daerah
lain yang sangat penting dalam sistem pelayanan masyarakat. Perkerasan adalah sebuah
upaya yang utama guna menunjang lancarnya sistem transportasi yang baik dan sesuai
dengan keinginan. Lapisan perkerasan jalan berfungsi untuk menerima beban lalu lintas dan
menyebarkannya ke lapisan di bawahnya kemudian diteruskan ke tanah dasar. Dengan
demikian diperlukan upaya-upaya perencanaan perkerasan lentur yang efisien dan
efektif agar fungsi jalan tetap terjaga sebagaimana mestinya dan dapat digunakan
oleh masyarakat dengan aman dan nyaman. Langkah awal perencanaan dilakukan
dengan mengukur keadaan eksisting ruas jalan tersebut, kemudian melakukan survey Lalulintas
Harian
pada
lokasi
penelitian
tersebut
untuk
mengetahui
volume
dan
jenis
kendaraan,
selanjutnya
pengambilan
sample
tanah
menggunakan
DCP
(Dynamic
Cone
Penetrometer)
di
lokasi
penelitian
yang kemudian dikorelasikan menjadi nilai CBR tanah asli. Dan kemudian
dilakukan perhitungan perencanaan perkerasan lentur dengan data yang didapat dengan
menggunakan metrode BinaMarga 2017, dari hasil penelitian diperoleh ketebalan lapisan
untuk perencanaan perkerasan lentur setebal 4 cm untuk Asphalt Concrete ? Wearing
Course (AC-WC, setebal 6 cm untuk Asphalt Concrete ? Binder Course (AC-BC), setebal 10
cm Asphalt Concrete ? Base (AC-BASE), dan setebal 30 cm Lapis Pondasi Atas A (LPA
Kelas A).