Abstract :
Menghafal Al-Qur?an bukanlah tugas perkara yang mudah. Salah satu
upaya terpenting diperhatian dalam pembinaan tahfidz Al-Qur?an adalah metode,
sebab metode memilki peran penting dan sangat dibutuhkan. Terdapat
permasalahan yang terjadi dipondok pesantren KMT Imadul Bilad yaitu kualitas
hafalan santri yang kurang maksimal dikarnakan dalam menghafal Al-Qur?an
dikalangan santri adalah kurang efektifnya metode yang digunakan dalam
menghafal Al-Qur?an. Maka dari itu peneliti implementasi metode tasmi dapat
meningkatkan hafalan santri.
Metode penelitian ini ialah metode kualitatif dengan menggunakan
pendekatan deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini ialah Metode
pengumpulan data yang peneliti gunakan ialah menggunakan wawancara,
observasi dan dokumentasi. Data dianalisa dengan cara memaparkan setiap data
secara sistematis kemudian dilakukan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan Implementasi metode tasmi? dalam menghafal
Al-Qur?an di Ponpes KMT Imadul Bilad dilakukan sejak tahun 2021 dan dalam
pelaksanaannya dilakukan selama dua kali dalam seminggu. Kemudian dalam
menerapkan nya menggunakan penyimakan perorangan, penyimakan keluarga,
penyimakkan dua orang, penyimakan kelompok, penyimakan sesama teman
tahfidz, terakhir penyimakan terhadap ustad dan ustadzah. Faktor yang menjadi
pendukung dalam melaksanakan metode tasmi ialah santri memiliki target
hafalan, adanya dukungan dan motivasi dari guru kemudian yang terakhir
melibatkan allah dalam segala urusan. Faktor yang menghambat ialah ayat-ayat
yang panjang, manajemen waktu yang kurang baik, faktor lingkungan dan yang
terakhir Kurangnya keseriusan dalam mengulang hafalan dan ujian
tasmi?.Penerapan metode tasmi juga berdampak pada peningkatan hafalan siswa
melalui metode tasmi sesuai data yang telah dipaparkan diatas, dimana setelah
menerapkan metode siswa seluruh siswa berhasil menambah hafalan Al-Quran di
setiap minggu nya, proses menghafal secara berulang dengan disimakkan kepada
guru, pengasuh pondok dan terakhir ustadzah berhasil membuat mereka
termotivasi untuk terus menghafal sehingga nya berdampak baik pada hafalan
mereka.