Abstract :
Al-Qur?an merupakan salah satu mukjizat yang diturunkan kepada Nabi
Muhammad Saw oleh Allah SWT yang berfungsi sebagai petunjuk bagi manusia.
Menjaga dan memelihara Al Qur'an merupakan perbuatan yang sangat mulia
dihadapan Allah. Salah satu caranya yaitu dengan menghafal Al-Qur?an.
Menghafal Al Qur?an membutuhkan metode yang tepat untuk membantu santri
dalam meningkatkan kemampuan menghafalnya. Agar proses pembelajaran
berjalan dengan baik, harus didukung oleh sistem pembelajaran yang baik pula,
salah satu unsur tersebut adalah metode.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Cara yang
dilakukan dalam penelitian ini yaitu secara langsung mensurvei lokasi,
mengumpulkan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk
mendapatkan hasil penelitian mengenai pendapat responden tentang metode
tahfidz Al-Qur?an di Pondok Pesantren Tahfidz Putra Putri Bustanu Usysyaqil
Qur?an.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tahfidz yang digunakan di
Pondok Pesantren Tahfidz Putra Putri Bustanu Usysyaqil Qur?an yaitu metode Bin
Nadhor dan Bil Ghoib. Santri menghafal Al-Qur?an dengan membaca mushaf
secara berulang-ulang sampai hafal (Bin Nadhor). Kemudian dilanjutkan dengan
Bil Ghoib yaitu Talaqqi dengan menyetorkan hafalan pada guru setiap hari,
kemudian Takrir atau mengulang hafalan setiap Jum?at pagi dan Tasmi? dengan
memperdengarkan hafalan kepada orang banyak. Faktor pendukung dalam tahfidz
Al-Qur?an yaitu niat dan dukungan dari orang tua. Sedangkan faktor penghambat
yaitu faktor kecerdasan, efektifitas waktu, rasa jenuh, malas, motivasi, dan
berbuat bohong.