Abstract :
Karakter religius adalah perilaku atau sikap yang patuh dalam
melaksanakan ajaran agama yang dianut, mematuhi pelaksanaan ibadah, serta
hidup rukun terhadap sesama. Religius diartikan sebagai kunci pengatur keimanan
seseorang dan peribadatan terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa serta kaidah-kaidah
berhubungan dengan manusia dan lingkungan. Maka dalam membentuk karakter
religius itu dibutuhkan suatu program yang dapat membentuk karakter religius
yaitu dengan pembiasaan apel pagi atau morning day.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Program
Morning Day Di SMA Muhammadiyah At-Tanwir Metro, karakter religius apa
saja yang terbentuk melalui program morning day Di SMA Muhammadiyah AtTanwir
Metro, dan Faktor pendukung serta penghambat dalam pelaksanaan
program morning day di SMA Muhammadiyah At-Tanwir Metro. Metode
penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif berjenis
fenomenologi. Subjek pada penelitian ini adalah Kepala Sekolah,
Ustadz/Pengasuh, Guru, dan Peserta Didik SMA Muhammadiyah At-Tanwir
Metro. Proses pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui proses
Observasi (pengamatan), Interview (wawancara), dan Dokumentasi
(pengambilan gambar). Teknik yang digunakan untuk analisis data pada
penelitian ini adalah mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan.
kemudian dilakukan verifikasi untuk menuju keabsahan atau kevalidan data yang
sudah didapatkan saat penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi program morning
day yang dilakukan setiap paginya di SMA Muhammadiyah At-Tanwir Metro
dengan pembiasaan berkumpul di masjid, melaksanakan sholat dhuha berjamaah,
menghafalkan ayat-ayat kauniyah tentang alam, menghafalkan kosakata bahasa
arab, dan menghafal Al-Qur?an, cukup berpengaruh terhadap pembentukan
karakter religius pada diri peserta didik diantaranya peserta didik memiliki aqidah
yang lurus, bertauhid yang baik, rajin melaksanakan sholat wajib lima waktu, rajin
sholat sunnah tahajud, bersikap jujur dalam perkataan dan perbuatan, beribadah
yang benar, melaksanakan amar ma?ruf nahi munkar, berdoa sebelum dan
sesudah belajar kemudian juga peserta didik akan mendapatkan kemandirian rasa
tanggung jawab serta meningkatkan nilai akademik. Faktor pendukung dalam
pelaksanaan program morning day ini adalah peserta didik yang antusias serta
sarana penunjang yang ada dan faktor penghambat dalam program ini adalah
terkadang guru piket terlambat datang serta peserta didik yang kurang
bersemangat.