Abstract :
Perkerasan dan struktur perkerasan merupakan struktur yang
terdiri dari satu atau beberapa jenis lapisan dari bahan-bahan yang diproses,
dimana fungsinya untuk mendukung berat dari beban lalu lintas tanpa
menimbulkan kerusakan yang berarti pada konstruksi itu sendiri. Struktur
perkerasan terdiri dari beberapa lapisan dengan daya dukung yang berbedabeda,
tiap lapisan perkerasan harus terjamin kekuatan dan ketebalannya
sehingga tidak akan mengalami perubahan karena tidak mampu menahan beban
(distress) dan tidak cepat kritis (failure).Perencanaan struktur perkerasan yang
sesuai dengan kebutuhan baik dari segi keamanan maupun kekuatan pada ruas
jalan tersebut menggunakan Metode Bina Marga 2017.Langkah awal
perencanaan dilakukan dengan mengukur keadaan eksisting ruas jalan tersebut,
kemudian melakukan survey Lalu-lintas Harian (LHR) untuk mengetahui volume
dan jenis kendaraan, dilanjutkan dengan pengambilan sampel tanah
menggunakan Alat Hand Bor dengan kedalaman 1 meter, kemudian dilakukan
pengujian sampel tanah di laboratorium untuk mengetahui nilai CBR tanah dasar,
yang selanjutnya data-data tersebut akan digunakan dalam proses perhitungan
perencanaan struktur perkerasan menggunakan Metode Bina Marga
2017.Berdasarkan perhitungan menggunakan Metode Bina Marga 2017 dengan
mempertimbangkan antara perkerasan lentur dan perkerasan kaku maka jenis
perkerasan yang efisien untuk ruas jalan Way Abung Kabupaten Lampung
Tengah adalah perkerasan kaku (rigid pavement). Serta didapat lapisan
perkerasan sebagai berikut, untuk perkerasan lentur dengan ketebalan lapis
pondasi atas menggunakan agregat kelas A sebesar 15 cm, CTB sebesar 15 cm,
dan AC BASE sebesar 10, AC BC sebesar 6 cm, dan AC WC sebesar 4 cm.
Sedangkan Tebal struktur perkerasan kaku diperoleh tebal plat beton (fs = 29
Mpa) sebesar 20 cm, tebal lantai kerja/lean mix concrete (fcf=4,04 Mpa) sebesar
15 cm.