Abstract :
Perpindahan panas/kalor merupakan suatu energi yang berpindah akibat
adanya perbedaan suhu yang terjadi antara kedua buah benda yang mana pada
prosesnya benda yang memiliki suhu lebih tinggi akan mentrasfer suhu panasnya
menuju benda yang memiliki suhu lebih rendah. Heat exchanger merupakan salah
satu alat penukar kalor yang digunakan untuk memindahkan energi panas antara
dua buah fluida atau lebih. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh
jumlah tube dan variasi debit aliran terhadap efektivitas heat excanger tipe shell and
tube. Metode yang digunakan adalah dengan memvariasikan jumlah tube 30, 32,
dan 34 buah dan variasi debit aliran 5 L/menit, 10 L/menit, dan 15 L/menit untuk
diakukan pengujian dan perhitungan. Pengambilan data didapat dengan mengukur
suhu panas masuk/keluar dan suhu dingin masuk/keluar dengan menggunakan alat
pengukur suhu yang diletakan pada sisi masuk dan sisi keluar laluan fluida panas
dan fluida dingin. Data yang diperoleh kemudian dihitung secara teoritis dan
ditampilkan dalam bentuk grafik kemudian hasilnya dianalisa. Berdasarkan hasil
penelitian, perhitungan, dan pembahasan jumlah tube dan debit aliran berpengaruh
terhadap efektifitas heat exchanger, sehingga diperoleh kefisien perpindahan panas
menyeluruh tertinggi pada jumlah tube 34 dengan debit aliran 15 L/menit sebear
0,32 kW/m
2
. dan efektivitas sebesar 33,73 %, pada tube 32 nilai koefisien
perpindahan panas menyeluruh tertinggi pada debit aliran 15 L/menit sebesar 0,13
kW/m
2
. dengan efektivitas 14,84 %, dan pada tube 30 nilai koefisien perpindahan
panas menyeluruh tertinggi pada debit aliran 15 L/menit sebesar 0,22 kW/m.
dengan efektivitas 22,86 %.