Abstract :
Jalan adalah suatu kepentingan vital yang harus terpenuhi pada zaman
sekarang. Seiring dengan perkembangan zaman, maka kebutuhan akan jalan
juga berkembang, Maka dari itu kondisi jalan harus di perhatikan. Berdasarkan
Kementerian Pekerjaan Umum mempunyai suatu sistem perangkat lunak terpadu
yang dapat digunakan untuk membantu perencanaan jalan dalam menghimpun
data dan merencanakan program pemeliharaan
jalan Nasional dan
Provinsi.dengan menggunakan program SDI dan RCI. Pada Kabupaten
Lampung Tengah Khususnya Wilayah Bagian Barat terdapat delapan kecamatan
yang diapati dengan metode SDI dan RCI. Hasil dari pengamatan langsung di
lapangan pada ruas jalan Wilayah Barat khususnya di 8 (delapan) Kecamatan
terdapat jenis existing perkerasan, yaitu Aspal terdapat 85.884 %, Perkerasan
Beton terdapat 2.081 %, Telford/ Kerikil terdapat 11.916%, dan Tanah terdapat
0.119 %.Berdasarkan dari hasil perhitungan data base yang menggunakan dua
metode yaitu, untuk jalan dengan existing perkerasan aspal dan beton
menggunakan SDI (Surface Distress Index) sedangkan yang existing krikil dan
tanah menggunakan RCI (Road Condition Index) terdapat persentase kondisi
jalan di wilayah barat yaitu, Kondisi Baik terdapat 14.425 %, Kondisi Rusak
Sedang terdapat 19.433 %, Kondisi Rusak Ringan terdapat 63.264 %, dan
Kondisi Rusak Berat terdapat 2.878 %.