Abstract :
Di Indonesia banyak sekali bahan-bahan limbah yang dapat dijadikan sebagai
bahan alternatif dalam campuran beton. Salah satunya adalah cangkang kerang
yang banyak dijumpai di pesisir pantai labuhan maringgai. Dengan optimalisasi
pemanfaatan limbah kulit kerang ini diharapkan mampu mengurangi limbah yang
mencemari lingkungan dan memberikan nilai tambah tersendiri. Beberapa
penelitian menunjukan bahwa cangkang kerang dapat dijadikan sebagai bahan
penyusun dalam campuran beton. Sebelum dijadikan sebagai campuran dalam
pembuatan beton mutu tinggi cangkang kerang terlebih dahulu dibersihkan,
dihancurkan dan disaring menggunakan saringan no. 200. Komposisi
penambahan serbuk cangkang kerang adalah 0%, 15%, 20% dan 25%
menggunakan mutu beton rencana fc? 41,5 Mpa, pengujian dilakukan pada umur
beton 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukan bahwa pada usia 28
hari beton normal yaitu 26,10 Mpa, pada beton dengan campuran 15% abu
cangkang kerang yaitu 26,46 Mpa, pada beton dengan campuran 20% abu
cangkang kerang yaitu 29,71 Mpa dan pada beton dengan campuran 25% abu
cangkang kerang yaitu 27,29 Mpa. Pada penelitian tersebut didapatkan nilai
tertinggi pada pengujian kuat tekan beton pada campuran 20% abu cangkang
kerang yaitu sebesar 29,71 Mpa.