Abstract :
Kantor Kecamatan Sekampung yang terletak di Sekampung, Lampung Timur,
berperan sebagai pusat administrasi dan pelayanan publik di tingkat lokal,
dengan tanggung jawab utama dalam pengelolaan data kependudukan,
administrasi pemerintahan, dan layanan masyarakat. Dalam prosesnya, operator
hanya menggunakkan Microsoft Excel dan Word untuk menginput data
kependudukan, kemudian menyimpannya di komputer dengan versi windows 7.
Permasalahan teletak pada sistem operasi windows versi 7 yang rentan akan
virus dan kinerjanya yang lama. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan
algoritma Base 64 untuk pengamanan data kependudukan pada kantor
Kecamatan Sekampung Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan metode
Software Development Life Cycle (SDLC) untuk mengembangkan sistem yang
diteliti serta pengujian terhadap sistem dilakukan dengan metode blackbox
testing. Hasil penelitian ini adalah sistem keamanan dokumen data
kependudukan berbasis website pada Kantor Kecamatan Sekampung yang lebih
terjaga keamanannya dan memudahkan pegawai untuk mengamankan
doukumen yang ada. Salah satu kelemahan yang signifikan adalah penggunaan
secret key yang belum diacak menggunakan teknik enkripsi yang lebih kompleks.
Untuk meningkatkan keamanan data yang dienkripsi, disarankan agar secret key
yang digunakan dalam proses enkripsi dan dekripsi diacak terlebih dahulu
menggunakan algoritma enkripsi yang lebih kuat.