Abstract :
Latar belakang : Cerebrovascular atau penyakit stroke merupakan penyebab
kematian nomor dua dan penyebab kecacatan nomor tiga di dunia. Stroke adalah
suatu penyakit atau gangguan fungsi otak yang berhubungan dengan penyakit
pembuluh darah yang mensuplai darah ke otak. Stroke terjadi karena
terganggunya suplai darah ke otak yang disebabkan pecahnya pembuluh darah
atau karena tersumbatnya pembuluh darah. Fisioterapi dalam kasus ini memiliki
peran untuk mengurangi problematika yang ada seperti meningkatkan fungsional
ekstermitas atas. Metode fisioterapi yang digunakan adalah Contraint Induced
Movement Therapy (CIMT).
Tujuan : Untuk mengetahui apakah CIMT dapat meningkatkan kemampuan
fungsional ekstermitas atas pada insan stroke.
Metode Penelitian : Metode penelitian yang digunakan dalam melakukan
penulisan laporan tugas akhir ini adalah studi case.
Hasil : Penatalaksanaan fisioterapi pada pasien stroke dengan modalitas
Contraint Induced Movement Therapy (CIMT) selama 4 minggu 2 kali dalam
seminggu dengan durasi waktu 1 jam telah dilakukan dengan standar
operasional dan didapatkan hasil meningkatkan kemampuan fungsional
ektermitas atas.
Kesimpulan : Modalitas Contraint Induced Movement Therapy (CIMT) pada
pasien stroke dapat meningkatkan kemampuan fungsional ektermitas atas.