Abstract :
Latar Belakang: Perkembangan anak merupakan perubahan yang dapat dilihat
dari beberapa aspek, seperti aspek fisik. Salah satu perkembangan pada anak
yaitu perkembangan motorik, perkembangan motorik harus sesuai periode
perkembangan atau sesuai usia anak. Salah satu masalah yang dihadapi pada
anak usia kurang 1 tahun adalah masalah perkembangan geraknya, seperti
keterlambatan perkembangan motorik. Salah satu tindakan preventif untuk
pencegahan terjadinya keterlambatan perkembangan pada anak bayi dapat
dilakukan dengan memberi stimulasi. Peran fisioterapi dalam memberikan
stimulus terdapat banyak cara. Salah satu bentuk stimulasi yang dapat diberikan
adalah baby gym. Baby gym atau senam bayi merupakan bentuk stimulasi yang
dapat bertujuan untuk mengoptimalkan perkembangan motorik anak.
Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu metode studi kasus untuk
mengetahui manfaat Baby Gym dalam mengoptimalkan kemampuan motorik
usia 4-6 bulan.
Hasil: Setelah dilakukan tindakan fisioterapi berupa baby gym sebanyak 8 kali
pertemuan didapatkan hasil adanya pengoptimalisasian kemampuan motorik
kasar.
Kesimpulan: Penatalaksanaan fisioterapi dengan metode baby gym dapat
mengoptimalkan kemampuan motorik pada bayi usia 4-6 bulan.