DETAIL DOCUMENT
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS ILIOTIBIAL BAND SYNDROME DENGAN MODALITAS INFRA RED (IR), STRETCHING, DAN ISOTONIK EXERCISE UNTUK MENINGKATKAN FLEKSIBILITAS
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Metro
Author
Zulkarnaen, M Aldi
Subject
Fisioterapi 
Datestamp
2025-03-12 02:46:33 
Abstract :
Latar Belakang : Iliotibial band syndrome adalah melakukan gerakan terus menerus ke arah fleksi-ekstensi dengan adanya genu varus sehingga memungkinkan terjadi gesekan antara iliotibial band (ITB) dan lateral femoral epicondylus (LFE) sehingga terjadi lah yang dinamakan iliotibial band syndrome (ITBS). Peran fisioterapi dalam menangani kasus iliotibial band syndrome (ITBS) dengan teknik yang berbeda untuk membantu pemulihan dan rehabilitasi, metode terapi yang diterapkan beberapa di antaranya adalah infra red, stretching exercise dan isotonik exercise. Metode Penelitian : Metode penelitian ini yaitu study kasus untuk mengetahui seberapa lebih jauh manfaat dari penggunaan infra red (IR), stretching, dan isotonik exercise untuk meningkatkan fleksibilitas pada kasus iliotibial band syndrome (ITBS). Hasil : Setelah dilakukanya tindakan fisioterapi sebanyak 12 pertemuan kali selama 4 minggu telah terjadinya peningkatan lingkup gerak sendi yang diukur mengunakan goniometer. Setelah diberikan tindakan 12 kali didapatkan peningkatan lingkup gerak sendi dari pertama terapi T0 yaitu dari abduksi (30°), adduksi (5°), dan setelah terapi T12 terdapat peningkatan lingkup gerak sendi abduksi (45°), adduksi (15°). Kesimpulan : Penatalaksanaan fisioterapi dengan Infra Red (IR), Stretching dan Isotonik Exercise dapat membantu mengurangi gangguan pada pasien dengan kasus iliotibial band syndrome. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Metro