Abstract :
Latar Belakang: Asma adalah gangguan paru-paru kronis yang ditandai dengan
kejadian bronkospasme berulang tetapi reversible. Penyakit inflamasi kronis
pada saluran udara yang mempengaruhi banyak sel dan bagian seluler,
mengakibatkan peningkatan hiperresponsif saluran napas dan gejala seperti
mengi, sesak napas, dada sesak, dan batuk. Fisioterapi dalam kasus ini memiliki
peran untuk mengurangi problematika yang ada seperti meningkatkan kapasitas
paru dan meningkatkan ekspansi thoraks serta membantu penderita asma agar
tetap aktif dan mendapatkan kebugaran tubuh yang optimal. Salah satu program
fisioterapi yang dapat membantu penderita asma agar memiliki kualitas hidup
yang lebih baik adalah dengan senam asma.
Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan
melakukan penatalaksanaan fisioterapi pada penderita asma bronkiale dengan
modalitas senam asma untuk mengetahui manfaat senam asma terhadap
kapasitas paru dan ekspansi thoraks.
Hasil: Penatalaksanaan fisioterapi pada pasien asma bronkiale dengan
modalitas senam asma selama 4 minggu, dengan frekuensi 3 kali perminggu.
Didapatkan hasil peningkatan kapasitas paru dan peningkatan ekspansi thoraks.
Kesimpulan: Modalitas senam asma pada pasien asma bronkiale dapat
meningkatkan kapasitas paru dan meningkatkan ekspansi thoraks pada pasien
asma.