Abstract :
Pendahuluan : Rasa percaya diri seseorang akan menurun atau bahkan hilang
apabila terdapat masalah di wajahnya. Bell's palsy adalah salah satu jenis
gangguan kesehatan pada wajah manusia yang dapat muncul pada berbagai
kalangan orang dewasa. Bell?s palsy adalah suatu kondisi terganggunya saraf
nervus fascialis yang mengontrol ekspresi dan indra peraba pada kulit wajah.
Mengakibatkan kelemahan sebagian otot wajah, dan menimbulkan perubahan
salah satu sisi wajah, sehingga akan terlihat tidak simetris, dengan adanya gejala
nyeri dibelakang telinga dan rasa kaku pada wajah, di ikuti sudut mulut yang
turun, kantung mata bawah yang menurun, kelemahan untuk menutup mata, dan
nyeri wajah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari
pemberian infra red, electrical stimulation, fascial massage terhadap peningkatan
kekuatan otot serta kemampuan fungsional wajah pasien bell?s palsy.
Penanganan fisioterapi menggunakan modalitas berupa infra red (ir), electrical
stimulation (es), dan fascial massage, latihan secara rutin selama di rumah serta
penerapan edukasi yang telah diberikan fisioterapi, menjadi salah satu hal yang
dapat mendukung kesembuhan pasien bell's palsy secara maksimal. Metode :
Menggunakan metode studi kasus untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi
pada bell?s palsy dengan modalitas infra red, electrical stimulation, dan fascial
massage. Hasil : Berdasarkan tindakan yang diberikan fisioterapi selama enam
kali pertemuan di dapatkan hasil adanya peningkatan kekuatan otot wajah serta
peningkatan kemampuan fungsional wajah pasien. Kesimpulan : Modalitas infra
red, electrical stimulation, dan fascial massage dapat meningkatkan kekuatan
otot wajah serta kemampuan fungsional wajah pasien bell?s palsy.