Abstract :
Perpindahan panas merupakan perubahan atau transformasi energi
panas suatu benda yang memiliki perbedaan temperatur. Salah satu alat yang
digunakan untuk memiindahkan panas antara dua fluida adalah heat exchanger.
Kinerja heat exchanger dipengaruhi oleh efektivitas dan koefisien perpindahan
panas, untuk meningkatkan koefisien perpindahan panas dan efektivitas heat
exchanger dapat menggunakan beberapa cara, diantaranya dengan menaikan
debit aliran dan mengubah jumlah dari sekat atau baffle. Tujuan dilakukanya
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah baffle tipe double
segmental dan ditambah dengan debit aliran terhadap koefisien perpindahan
panas menyeluruh dan efektivitas heat exchanger. Metode yang digunakan
adalah pembuatan dan pengujian heat exchanger shell and tube dengan variasi
jumlah baffle 6, 8 dan 10 jenis double segmental serta debit aliran pada fluida
panas atau pada sisi tube yaitu sebesar 5 lpm, 10 lpm dan 15 lpm. Sedangkan
debit aliran pada fluida dingin konstan yaitu sebesar 5 lpm. Hasil penelitian
semakin besar debit aliran dan semakin sedikit jumlah baffle maka koefisien
perpindahan panas menyeluruh dan efektivitasnya akan meningkat, berdasarkan
hasil perhitungan dan analisa untuk koefisien perpindahan panas menyeluruh
tertinggi terdapat pada jumlah baffle 6 dan dengan debit aliran 15 lpm yaitu
sebesar 47,044 % dan 0,514 kW/m
2
.?. Untuk baffle 8 dan dengan debit aliran 15
lpm memiliki koefisien perpindahan panas sebesar 0,4 kW/m
2
.? dan dengan
efektivitas sebesar 38,103 %. Sedangkan variasi jumlah baffle yang memiliki
koefisien laju perpindahan panas dan nilai efektivitas terkecil adalah pada variasi
jumlah baffle 10 dengan debit aliran 15 lpm yaitu sebesar 0,283 kW/m
2
.?
dengan nilai efektivitas sebesar 27,995 %.