Abstract :
iv
ABSTRAK
Bekas maggot merupakan hasil sampingan dari proses budidaya maggot
(Hermetia illucens). Bekas maggot dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik
karena mengandung beberapa unsur hara yang diperlukan tanaman seperti
nitrogen, fosfor, dan juga kalium. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk
mengetahui apakah terdapat pengaruh dari pemberian variasi dosis bekas maggot
(Hermetia illucens) terhadap pertumbuhan tanaman kale (Brassica oleracea var.
Achepala), 2) untuk mengetahui perlakuan paling baik dari pemberian variasi dosis
bekas maggot (Hermetia illucens) terhadap pertumbuhan tanaman kale (Brassica
oleracea var. Achepala), 3) untuk mengembangkan sumber belajar berupa Lembar
Kerja Peserta Didik (LKPD) pada materi kelas XII SMA pertumbuhan dan
perkembangan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan
menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pada penelitian yang
dilakukan terdapat 1 kontrol dan 3 perlakuan dengan keterangan dosis, kontrol
(hanya tanah), perlakuan 1 (bekas maggot 100 gram), perlakuan 2 (bekas maggot
200 gram), dan perlakuan 3 (bekas maggot 300 gram). Untuk parameter
pertumbuhan tanaman kale (Brassica oleracea var. Achepala) yang diamati adalah
tinggi tanaman, jumlah daun (helai), dan berat basah tanaman kale (Brassica
oleracea var. Achepala). Berdasarkan hasil penelitian dan uji anava, terdapat
pengaruh pemberian variasi dosis bekas maggot terhadap pertumbuhan tanaman
kale (Brassica oleracea var. Achepala). Uji lanjut yang digunakan memberikan
hasil bahwa variasi dosis bekas maggot 300 gram adalah perlakuan terbaik yang
memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kale (Brassicca oleracea
var. Achepala). Hasil penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai sumber belajar
biologi berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) kelas XII SMA materi
pertumbuhan dan perkembangan