Abstract :
Biogas adalah gas yang terbentuk karena terjadinya proses fermentasi secara
anaerob dari sisa bahan organik. Saat ini biogas masih menjadi energi cadangan
bagi manusia untuk kebutuhan sehari-hari. Produktivitas biogas juga dapat
dipengaruhi oleh ukuran partikel bahan baku biogas. Tujuan dari penelitian ini
yaitu untuk mengetahui pengaruh ukuran partikel sampah organik pasar (kubis)
terhadap produktivitas biogas, warna nyala api, dan nilai kalor biogas. Pengujian
ini dilakuakan dengan variasi ukuran partikel sampah organik pasar (kubis)
dihaluskan (± 0,1 cm), ± 4 cm , dan tanpa perlakuan dengan campuran 22,75 kg
sampah sayuran (kubis), 22,75 kg kotoran sapi, 50 kg air, dan 4,5 kg starter
EM4. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa ukuran partikel sampah
sayuran berpengaruh terhadap produktivitas biogas. Produktivitas tertinggi
diperoleh pada variasi ukuran dihaluskan (± 0,1 cm) dengan 0,01153 m3/kg,
ukuran ± 4 cm sebesar 0,00895 m3/kg, dan tanpa perlakuan sebesar 0,00445
m3/kg. Untuk persentase warna nyala api terbaik didapat pada variasi ukuran
dihaluskan (± 0,1 cm) dengan warna merah sebesar 29,98% dan warna biru
sebesar 70,02%, ukuran ± 4 cm warna merah sebesar 33,12% dan warna biru
66,88%, dan tanpa perlakuan warna merah 49,80% dan warna biru 50,20%. Nilai
kalor terbesar dihasilkan oleh variasi ukuran dihaluskan (± 0,1 cm) sebesar 6528
kJ/kg, ukuran ± 4 cm sebesar 5731 kJ/kg, dan tanpa perlakuan sebesar 3531 kJ
/kg.