Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kelayakan dan respon
pengguna terhadap modul ajar untuk membantu pembelajaran berdiferensiasi pada
materi gelombang bunyi. Pembelajaran diferensiasi itu adalah menciptakan suatu kelas
yang beragam dengan memberikan kesempatan dalam meraih konten, memproses suatu
ide dan meningkatkan hasil belajar setiap murid, sehingga murid-murid akan bisa lebih
belajar dengan efektif. Fisika dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit oleh beberapa
peserta didik dalam hasil wawancara. Oleh karena itu, peserta didik dengan minat dan
bakat yang berbeda dapat memperoleh materi pembelajaran di dalam kelas yang sama
namun dengan cara yan berbeda salah satunya dapat diketahui dengan melihat gaya
belajar dari masing-masing peserta didik. Gaya belajar tersebut meliputi visual, auditori,
dan kinestetik. Pengembangan produk ini dapat memudahkan peserta didik dalam
belajar dan sebagai suplemen pembelajaran pendidik dalam kegiatan mengajar di kelas.
Metode penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and development) dan
menggunakan model ADDIE. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Instrumen
yang digunakan adalah lembar wawancara dan angket penilaian yang berupa validasi
ahli media, ahli materi, tes sumatif, dan respon pengguna. Dari hasil angket penilaian dan
wawancara digunakan peneliti untuk mempermudah menarik kesimpulan.
Berdasarkan hasil analisis bahwa nilai rata-rata persentase dari tiga validasi
adalah 86,2%. Modul ajar yang dikembangkan sangat layak dengan kategori valid. Hasil
respon pengguna modul ajar untuk pembelajaran diferensiasi materi gelombang bunyi
dari pendidik mata pelajaran fisika di SMA Negeri 1 Batanghari, SMA Negeri 1 Metro, dan
MA Muhammadiyah Metro mendapatkan nilai rata-rata persentase sebesar 88,1%
dengan kriteria ?sangat baik?.