Abstract :
Konsumsi dalam Islam adalah kegiatan memanfaatkan atau menghabiskan
barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam upaya menjaga
kelangsungan hidup dengan ketentuan syari?at. Tujuan konsumsi dalam Islam
adalah agar dapat mencapai kemashlahatan baik itu di dunia dan akhirat. Namun
pada kenyataannya masih banyak yang belum paham cara memprioritaskan
kebutuhan dengan baik. Termasuk santri yang merupakan pelaku dalam kegiatan
konsumsi. Santri yang masih kesulitan membedakan antara kebutuhan primer,
sekunder maupun tersier sehingga tidak sesuai menggunakan uang sakunya dalam
hal konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Perilaku Konsumsi
santri putri dalam kehidupan sehari-hari, dan menganalisis Perilaku Konsumsi
Santri Putri dalam Perspektif Islam di Yayasan Pondok Pesantren Bina Ruhama
Metro.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan analisis
deskriptif dimana peneliti sebagai instrumen kunci penelitian dengan
menggunakan sumber data primer dan sekunder. Adapun teknik pengumpulan
data yang digunakan peneliti adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.
Analisis data dilakukan dengan mengumpukan data, mereduksi, menyajikan, dan
verifikasi atau penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumsi santri putri di
Yayasan Pondok Pesantren Bina Ruhama Metro adalah menggunakan barangbarang
yang bersih, baik dan bermanfaat, membelanjakan harta dalam hal
kebaikan dan menjauhi sifat kikir, tidak melakukan kemubadziran dan berlebihan
(isyraf), serta menerapkan sikap kesederhanaan. Dari sini dapat disimpulkan
bahwa mayoritas santri sudah mampu menempatkan sesuai dengan kebutuhannya,
yakni mendahulukan kebutuhan primer daripada kebutuhan sekunder dan tersier,
beberapa hal sudah sesuai dengan lima prinsip konsumsi dalam Islam yaitu
prinsip keadilan, prinsip kebersihan, prinsip kesederhanaan, prinsip kemurahan
hati dan prinsip moralitas. Meskipun demikian masih ada santri yang perlu dibina
dan diawasi seperti santri yang duduk di bangku sekolah dasar.