Abstract :
TikTok adalah platfrom media sosial terbaru yang memberikan ruang bagi
penggunanya untuk berkreasi dan mengungkapkan diri melalui pembuatan
beragam konten video. Pada platfrom ini, remaja aktif berpartisipasi. Aplikasi ini
menyajikan berbagai jenis konten video, termasuk masak-memasak, seni
menggambar, keterampilan menjahit, serta berbagi konten pendidikan yang
bermanfaat. Meskipun memiliki banyak aspek positif, TikTok juga menganddung
konten yang seharusnya tidak cocok untuk anak-anak dibawah usia tertentu.
Permasalahan yang dihadapi adalah bahwa konten tidak edukatif di
TikTok sering kali lebih menarik perhatian anak-anak daripada konten yang
bersifat edukatif. Akibatnya, terjadi perubahan perilaku belajar di kalangan
generasi Alpha Muslim, khususnya di Desa Taman Cari Kecamatan Purbolinggo.
Anak-anak menjadi lebih malas belajar dan lebih memilih menghabiskan waktu di
TikTok, yang sebagian besar kontennya tidak mendukung pengembangan
keterampilan atau pengetahuan mereka.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan TikTok
terhadap perilaku belajar generasi Alpha Muslim. Metode penelitian yang
digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi.