Abstract :
Gedung perkuliahan merupakan sarana yang paling pentinguntuk mendukung
proses belajar mengajar, karena dengan adanya gedung perkuliahan maka
proses belajar mengajar akan lebih kondusif dan menciptakan kenyamanan
mahasiswa maupun dosen dalam menyampaikan materi perkuliahan. Penelitian
menganalisi gedung ini untuk mengetahui luasan tulangan dan hasil koreksinya
dengan dimensi dan mutu beton yang sama dengan yang telah dilaksanakan
dilapangan dan luasan tulangan berdasarkan analisis peneliti. Tahapan
perhitungan yang peneliti lakukan yaitu dari pengumpulan data primer dan
sekunder. Kemudian melakukan perhitungan pembebanan seperti beban hidup,
mati, gempa dan kombinasi pembebanan. Selanjutnya peneliti menginput hasil
perhitungan pembebanan, mutu beton, dan dimensi struktur ke aplikasi
SAP2000. Kemudian dari hasil perhitungan menggunakan aplikasi SAP2000, di
dapatkan nilai momen maksimum. Dari momen maksimum itu peneliti melakukan
perhitungan tulangan tumpuan, lapangan dan geser. Kemudian dari penulangan
itu peneliti bisa mendapatkan hasil koreksi dan gambar penulangan. Dan
didapatkan balok portal As-2 (dengan dimensi 35/60) dari perhitungan peneliti
dan struktur balok yang telah di rencanakan dengan nilai koreksi A (luasan penulangan tumpuan) sebesar - 8,23 % dan untuk A ? (luasan penulangan lapangan) sebesar 15 %. Balok portal As-2 (dengan dimensi 25/40) dari perhitungan peneliti dan struktur balok yang telah di rencanakan dengan nilai
koreksi A (luasan penulangan tumpuan) sebesar 2,86 % dan untuk A
? (luasan
penulangan) sebesar 0,00 %. Balok memanjang As-1? (dengan dimensi 20/35)
dari perhitungan peneliti dan struktur balok yang telah di rencanakan dengan nilai
koreksi A(luasan penulangan) sebesar 30,00 % dan untuk A
? (luasan
penulangan) sebesar 0,00 %.