Abstract :
Pirolisis merupakan suatu proses yang menghasilkan produk utama asap
cair dan arang. Untuk mendapatkan hasil asap cair dari proses pirolisis perlu
adanya proses kondensasi pada kondensor dengan menggunakan debit air
pendinginan yang digunakan debit 4 L/menit, debit 5 L/menit dan debit 6 L/menit.
Tujuan penelitian piroisis biomassa ini untuk mengetahui pengaruh debit air
pendingin dengan aliran air pendingin berlawanan terhadap hasil asap cair pada
proses pirolisis biomassa dan pengaruh debit air pendingin terhadap
perpindahan panas menyeluruh yang terjadi. Metode penelitian meliputi
kondensor pipa lurus dengan panjang pipa kondensor 2,5 m, bahan baku yang
digunakan adalah kayu gelam, dengan aliran air kondensor didistribusikan
dengan airator dengan daya 220W secara berlawanan. Hasil penelitian ini
menenjukan, adapun hasil penelitian ini untuk asap cair tertinggi pada variasi
debit 6 L/menit asap cair sebanyak 1420 L dan hasil asap cair terendah pada
variasi debit 4 L/menit sebanyak 1210 L. Arang tertinggi didapat pada variasi
debit 4 L/menit sebanyak 2,5 Kg dan arang terendah pada variasi debit 6 L/menit
sebanyak 2,2 Kg. Nilai laju penyerapan panas yang terjadi pada kondensor
tertinggi pada variasi debit 6 L/menit sebesar 7,07 kW dan laju penyerapan
panas terendah pada variasi debit 4 L/menit sebasar 5,7 kW . Untuk perpindahan
panas menyeluruh yang terjadi tertinggi pada variasi debit 6 L/menit dengan nilai
perpindahan panas menyeluruh sebesar 25,25 Kw/m
2
.
o
c dan perpinahan panas
menyeluruh terendah pada variasi debit 4 L/menit sebasar 23,7 Kw/m2o c.