Abstract :
Keadaan atau kondisi keluarga terutama kondisi ekonomi dapat mempengaruhi pencapaian hasil belajar peserta didik. Kondisi ekonomi yang minim, idealnya dapat memberikan rangsangan kepada peserta didik untuk terus
mengejar cita-cita sehingga peserta didik tersebut sukses dan mampu membantu perekonomian keluarga dan membanggakan keluarganya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motivasi mengikuti layanan Bimbingan dan Konseling pada
peserta didik yang sekolah sambil bekerja di SMA Negeri 1 Kibang Lampung Timur Tahun Pelajaran 2019/2020. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Peneliti bertindak sebagai pengamat dan pengumpul data penelitian.
Data dalam penelitian diperoleh melalui metode wawancara dan observasi.
Teknik analisis data menggunakan teknik analisi deskriptif. Berdasarkan hasil paparan data dan temuan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa
motivasi mengikuti layanan bimbingan dan konseling adalah suatu daya penggerak pada diri peserta didik untuk mengikuti layanan. Motivasi dapat tumbuh jika diberikan suatu penguatan. Guru bimbingan dan konseling dalam
memberikan motivasi peserta didik yang belum ada kesadaran mengikuti layanan yakni dengan melakukan pendekatan secara intensif kepada peserta didik. Guru
Bimbingan dan konseling melakukan layanan Home visit untuk mengetahui permasalahan peserta didik secara lebih detail sehingga dari kunjungan tersebut dapat diketahui permasalahannya. Setelah guru mengetahui permasalahan
peserta didik guru melakukan pendekatan kembali kepada peserta didik dan memberikan motivasi ekstrinsik kepada peserta didik