Abstract :
Tanah berguna sebagai bahan bangunan dalam pekerjaan sipil, salah satunya pada pekerjan
perkerasan, stabilitas konstruksi pekerjaan secara langsung akan di pengaruhi oleh kemampuan
tanah yang memiliki klasifikasi baik yang mampu befungsi sebagai daya dukung. Penelitian ini
dimaksud untuk menganalisis peningkatan daya dukung tanah organik/gambut yang distabilisasi
menggunakan matos dan semen yang di lakukn di laboraturium Mekanika Tanah Jurusan Teknik
Sipil Universitas Muhammadiyah Metro mengguakan standarisasi ASTM dan SNI serta Bina
Marga dari hasil penelitian yang di lakukan, maka akan di peroleh data tentang perubahan sifat
fisik dan mekanis tanah sebelum dan sesudah di lakukan stabilitas dengan matos dan semen pada
parameter nilai CBR Laboraturium. Persentase matos dan semen yang di gunakan adalah
menggunakan system trial and eror mengacu pada standarisasi nilai minimum CBR yang di
syaratkan Bina Marga yaitu sebesar 6%. Dari hasil penelitian/pengujian terhadap sampel tanah,
terjadi peningkatan daya dukung tanah yang diindikasikan dengan semakin menurunnya nilai
kadar air optimum (Wc Opt.) pada sampel tanah padat yang diiringi dengan semakin besar nya
nilai berat isi kering (Yd mak) pada sampel tanah . kaitan nya terhadapnili CBR tanah dasar, pada
persentase penambahan matos dan semen sebesar 0,6 % ternyata telah mampu meningkatkan
nilai CBR tanah dasar menjadi 6 % dan 5,77 % nilai ini telah memenuhi/mendekati batas
minimum CBRtanah dasar/sub grade yang di tentukan oleh spesifikasi umum Bina Marga
Tahun 2010 yaitu sebesar 6 %