Abstract :
Pirolisi adalah merupakan suatu proses yang menghasilkan produk utama asap
cair dan arang. Untuk mendapatkan hasil asap cair perlu adanya proses kondensasi
pada kondensor dengan arah aliran searah dan berlawanan. Tujuan dari penelitian ini
yaitumengetahui pengaruh arah aliran air berlawanan dan searah terhadap suhu dan
laju pendinginan pada kondensor pirolisis biomassa danmengetahui pengaruh arah
aliran air berlawanan dan searah terhadap suhu dan laju pendinginan pada kondensor
pirolisis biomassa. Metode penelitian mengunakan variasi aliran berlawanan dan
searah, bahan baku yang di gunakan kayu gelam, bahan bakar yang digunakan kayu
singon, air kondensor di distribusikan mengunakan pompa air, debit pendinginan 6 l/
min, ¾ inc pipa tembaga, 2,5m pipa silinder kondensor yang dilakukan yaitu
memvariasikan perbandingan antara arah aliran searah dan berlawanan. Untuk
mendapatkanasap cair lebih baik maka diperlukan sistem pendinginan kondensor
yang efektif yaitu dengan mengunakan arah aliran air pendingin yang berlawanan atau
searah sehinga laju penyerapan panas pada kondensor pirolisis dapat lebih maksimal
untuk mendapatkan hasil asap cair dan arang aktif. Penelitian ini nilai laju perpindahan
panas terendah adalah 23,3kW dengan hasil asap cair sejumlah 1090 ml, sedangkan
untuk aliran berlawanan lebih tinggi dengan hasil, nilai laju perpindahan panas tertinggi
adalah 29kW denganhasil asap cair 1420 ml dandari hasil penelitian pirolisis biomasa
asap cair yang dihasilkan aliran searah 1090 ml sedangkan aliranberlawanan 1420 ml.
Pengaruh dari hasil penelitan bahwa pada pengujian aliran berlawanan lebih efisien.